Sampai dimanakah cinta ayah dan ibu, anakku
Kalau tidak hingga ke ujung-ujung jari?
Akan tinggal saja menggapai, melambai dari stasiun kecil
Pelabuhan kecil
Kemudian engkau sendirilah ayah dan ibu
Dari nasibmu
Terimalah bumi dan langit,hujan terik
siang serta malam hari kalbumu
Sekali tiba saat kau tegak sendiri
Berdirilah atas bahu,ya,pijaklah kepada kami
Jangkau bintang-bintangyang dari abad ke abad
Cuma dapat kami tengadahi!
Amanat:
Raihlah cita-citamu dengan pengorbanan karena tanpa pengorabanan suatu hal pasti tidak akan berhasil.
Majas puisi di atas adalah majas anti klimaks karena kata”bintang-bintang”