Dahulu parang sekarang besi
Dahulu sayang sekarang benci
Pinggan tak retak, nasi tak dingin
Tuan tak hendak, kami tak ingin
Tulisan ini dikirim pada pada Januari 31, 2008 5:40 am dan di isikan dibawah Puisi Lama. Anda dapat meneruskan melihat respon dari tulisan ini melalui RSS 2.0 feed. r Anda dapat merespon, or trackback dari website anda.
Nama (wajib)
E-mail (will not be published) (wajib)
Situs web
Beritahu saya mengenai komentar-komentar selanjutnya melalui surel.