Arsip untuk ‘Puisi’ Kategori

Sajak Buat Anakku

Januari 31, 2008

Sampai dimanakah cinta ayah dan ibu, anakku

Kalau tidak hingga ke ujung-ujung jari?

Akan tinggal saja menggapai, melambai dari stasiun kecil

Pelabuhan kecil

Kemudian engkau sendirilah ayah dan ibu

Dari nasibmu

Terimalah bumi dan langit,hujan terik

siang serta malam hari kalbumu

Sekali tiba saat kau tegak sendiri

Berdirilah atas bahu,ya,pijaklah kepada kami

Jangkau bintang-bintangyang dari abad ke abad

Cuma dapat kami tengadahi!

Amanat:

Raihlah cita-citamu dengan pengorbanan karena tanpa pengorabanan suatu hal pasti tidak akan berhasil.

Majas puisi di atas adalah majas anti klimaks karena kata”bintang-bintang”

Puisi

Januari 29, 2008

 Betapa Kami Tidak K

Betapa sari

Tidakkah kembang

Melihat terang

Si matahari

Betapa kami

Tidakkah suka

Memandang muka

Si jantung hati